24
Jan
12

UMR 2012 untuk daerah DKI Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang Bekasi dan daerah lainnya di Indonesia

UMR DKI Jakarta 2012 atau yang sekarang dikenal dengan sebutan UMP atau Upah minimum Provinsi, untuk wilayah DKI Jakarta pada tahun 2011 ditetapkan sebasar Rp 1.529.150.

Tiap daerah tentu akan berbeda dengan daerah lainnya, berikut UMR 2012 untuk Kota dan Kabupaten :

Upah Minimum Kota (UMR 2012) DKI Jakarta Rp1.529.150
Upah Minimum Kota (UMR 2012) Depok Rp 1.424.797
Upah Minimum Kota (UMR 2012) Bogor Rp 1.174.200
Upah Minimum Kota (UMR 2012) Tangerang Rp 1.379.000
Upah Minimum Kota (UMR 2012) Bandung Rp 1.271.625
Upah Minimum Kota (UMR 2012) Cimahi Rp. 1.209.442
Upah Minimum Kab. (UMR 2012) Bandung Rp 1.223.800
Upah Minimum Kab. (UMR 2012) Bandung Barat Rp 1.236.991
Upah Minimum Kota (UMR 2012) Tasikmalaya Rp 950.000
Upah Minimum Kab Bekasi (UMR 2012) Rp 1.491.866
Upah Minimum Kota Bekasi (UMR 2012) Rp 1.849.000.
Upah Minimum Kab.Bogor (UMR 2012) Rp 1.269.320
Upah Minimum Kab. Sukabumi (UMR 2012) Rp 885.000
Upah Minimum Kota Sukabumi (UMR 2012) Rp.890.000
Upah Minimum Kab. Cianjur (UMR 2012) Rp 876.500
Upah Minimum Kab. Cirebon (UMR 2012) Rp 956.650
Upah Minimum (UMR 2012) Kab. Indramayu Rp 994.864
Upah Minimum (UMR 2012) Kota Banjar Rp 780.000
Upah Minimum (UMR 2012) Kab. Sumedang Rp 1.007.500
Upah Minimum (UMR 2012) Kab. Garut Rp 880.000
Upah Minimum (UMR 2012) Kab. Ciamis Rp 793.750
Upah Minimum (UMR 2012) Kab. Subang Rp 862.500
Upah Minimum (UMR 2012) Kab. Purwakarta Rp 1.047.500
Upah Minimum (UMR 2012) Kab. Karawang Rp 1.269.227
Upah Minimum (UMR 2012) Kab. Majalengka Rp 800.000
Upah Minimum (UMR 2012) Kota Cirebon Rp 980.000
Upah Minimum (UMR 2012) Kab. Tasikmalaya Rp 946.000
Upah Minimum (UMR 2012) Kab. Kuningan Rp 805.000

Semoga gajiku naik di atas UMR… Amin….
Incoming search terms:
umr 2012,UMR tangerang tahun 2012,umr bandung 2012,umr kota bandung 2012,umr indonesia 2012,umr 2012 indonesia,umr bandung,gaji umr 2012 jakarta,umr jabodetabek 2012,umr2012

Perjanjian dalam Kontrak kerja karyawan kontrak berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.

Cara Perhitungan Gaji karyawan (January 5th, 2012)
Cara Perhitungan Gaji karyawan


Cara Perhitungan gaji karyawan masih banyak di antara kita yang bingung dan belum mengerti bagaimana perhitungan yang seharusnya kita terima. Berikut adalah Cara perhitungan gaji yang membuat pikiran kita tidak negatif bahwa perusahaan menggaji kita tidak sebagai mana mestinya.

Sekarang ini sudah banyak program-program perhitungan gaji karyawan yang dapat diperoleh dan dimanfaatkan oleh perusahaan untuk menentukan besarnya gaji karyawannya sehingga memudahkan bagian keuangan dalam melakukan . Namun tetap saja, kita sebagai karyawan sebaiknya mengetahui cara perhitungan gaji karyawan tersebut, jadi kalo ada kesalahan hitung kita bisa cuap cuap sama HRD nya… hehehehe.

Apakah Sebenarnya Gaji Itu?

Gaji adalah bentuk balas jasa atau penghargaan yang diberikan oleh suatu perusahaan atas jasa dan hasil kerja karyawannya berupa Uang sesuai kesepakatan yang telah di sepakati bersama pada saat wawancara. Gaji juga kita kenal sebagai upah atau kompensasi. Setiap perusahaan akan berbeda tentang pembagian gaji, ada gaji yang diberikan secara harian, mingguan, dan gaji umumnya diberikan setiap akhir bulan dan biasanya UMR tergantuk Kontrak Kerja.

Besarnya gaji juga ditentukan oleh tingkat pendidikan dan jabatan serta lama bekerja di perusahaan tersebut. Gaji karyawan dapat mengalami kenaikan setiap tahunnya. Hal ini disesuaikan dengan prestasi kerja karyawan tersebut.

Perhitungan Gaji Karyawan

Perhitungan Gaji pokok biasanya ditentukan di awal penerimaan karyawan (pada saat wawancara) dan besarnya telah disepakati oleh kedua belah pihak. Namun di luar itu, ada pula perhitungan gaji yang ditentukan oleh jumlah hari kerja karyawan dengan asumsi hari kerja yang normal adalah 6 hari kerja dan berkurang jika ada hari libur nasional.

Gaji karyawan juga dapat dipengaruhi banyaknya jam lembur yang dilakukan oleh karyawan. Namun uang lembur ini akan ditambahkan pada gaji yang diterima karyawan jika ada kesepakatan dari perusahaan bahwa saat karyawan bekerja di luar jam kerjanya maka akan mendapatkan uang lembur.

Ada lagi gaji pokok yang terpisah dengan uang makan dan uang transportasi. Maka perhitungan gaji karyawan akan menjadi total gaji = gaji pokok + uang makan + transportasi + Tunjangan + Insentif.

Uang makan dan uang transportasi hanya didapatkan oleh karyawan jika karyawan itu masuk/hadir pada jam kerja yang seharusnya. Jika karyawan tersebut tidak masuk karena sakit atau ijin, maka tidak mendapatkan uang makan dan uang transportasi. Tetapi ada juga perusahaan yang perhitungan gaji memotong gaji 1 hari full jika karyawan ayng bersangkutan tidak masuk karena izin atau alfa.
Cara Perhitungan gaji karyawan

Cara Perhitungan gaji karyawan

Uang insentif biasanya akan ditambahkan pada gaji yang diterima karyawan jika karyawan itu selama satu minggu penuh atau selama satu bulan penuh selalu hadir atau tidak pernah absen. Kebijaksanaan penambahan uang insentif ditentukan oleh perusahaan.

Selain gaji pokok, uang makan, uang transportasi dan insentif, ada lagi yang dinamakan tunjangan. Tunjangan yang biasanya diberikan oleh perusahaan adalah tunjangan kesehatan dan tunjangan jabatan.

Tunjangan kesehatan diberikan pada saat karyawan mengalami musibah sakit atau kecelakaan yang besarnya telah ditentukan oleh perusahaan setiap bulannya. Sedangkan tunjangan jabatan diberikan bagi karyawan yang memiliki jabatan tertentu misalnya seorang Kepala Bagian, Manager Keuangan, Direktur dan jabatan lainnya. perhitungan gaji

Ada pula tunjangan khusus yang diberikan bagi karyawan pada event-event tertentu seperti lebaran dan hari raya lainnya yang dikenal dengan nama Tunjangan Hari Raya. Besarnya tunjangan hari raya biasanya adalah satu bulan gaji pokok. Syarat untuk menerima Tunjangan Hari Raya ini diberikan pada karyawan yang telah bekerja di perusahaan itu minimal satu tahun.

Jadi perhitungan gaji = gaji pokok + uang makan + transportasi + Tunjangan + Insentif. (Bener ga sich perhitungan gaji nya? )

Mungkin itulah garis besar Cara Perhitungan Gaji karyawan, ada ayng mau menambahkan ?

Perjanjian dalam Kontrak kerja karyawan kontrak berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan (October 18th, 2011)

Perjanjian dalam Kontrak kerja karyawan kontrak berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan

Berdasarkan UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN, terutama Pasal 59 yang isinya sebagai berikut :

Perjanjian kerja untuk waktu tertentu hanya dapat dibuat untuk pekerjaan tertentu yang menurut jenis dan sifat atau kegiatan pekerjaannya akan selesai dalam waktu tertentu, yaitu :
a. pekerjaan yang sekali selesai atau yang sementara sifatnya;
b. pekerjaan yang diperkirakan penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama dan paling lama 3 (tiga) tahun;
c. pekerjaan yang bersifat musiman; atau
d. pekerjaan yang berhubungan dengan produk baru, kegiatan baru, atau produk tambahan yang masih dalam percobaan atau penjajakan.
Perjanjian kerja untuk waktu tertentu tidak dapat diadakan untuk pekerjaan yang bersifat tetap.
Perjanjian kerja untuk waktu tertentu dapat diperpanjang atau diperbaharui.
Perjanjian kerja waktu tertentu yang didasarkan atas jangka waktu tertentu dapat diadakan untuk paling lama 2 (dua) tahun dan hanya boleh diperpanjang 1 (satu) kali untuk jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun.
Pengusaha yang bermaksud memperpanjang perjanjian kerja waktu tertentu tersebut, paling lama 7 (tujuh) hari sebelum perjanjian kerja waktu tertentu berakhir telah memberitahukan maksudnya secara tertulis kepada pekerja/buruh yang bersangkutan.
Pembaruan perjanjian kerja waktu tertentu hanya dapat diadakan setelah melebihi masa tenggang waktu 30 (tiga puluh) hari berakhirnya perjanjian kerja waktu tertentu yang lama, pembaruan perjanjian kerja waktu tertentu ini hanya boleh dilakukan 1 (satu) kali dan paling lama 2 (dua) tahun.
Perjanjian kerja untuk waktu tertentu yang tidak memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), ayat (2), ayat (4), ayat (5), dan ayat (6) maka demi hukum menjadi perjanjian kerja waktu tidak tertentu.
Hal-hal lain yang belum diatur dalam Pasal ini akan diatur lebih lanjut dengan Keputusan Menteri.

Dari Penjabaran di atas, sebenarnya kita bisa menganalisa sendiri bahwa kita itu mempunyai masa kerja kontrak yaitu 2 kali. yang pertama kita di kontrak saat masuk kerja dengan waktu maksimal adalah 2 tahun, kemudian boleh di perpanjang 1 kali lagi dengan waktu paling lama 1 tahun. jadi jika mengacu pada peraturan tersebut dan mengambil waktu maksimum kontrak kerja, maka setelah 3 tahun dan kita masih bekerja di tempat tersebut, seharusnya kita sudah di angkat sebagai karyawan tetap.

Tetapi pada kenyataannya, banyak dari kita yang masih mau di kontrak terus menerus tanpa mengetahui kapan akan di angkat sebagai karyawan tetap. hal ini di sebabkan oleh 2 faktor, yaitu Ketidak tahuan pekerja terhadap peratuan pemerintah yang di manfaatkan oleh perusahaan dan Tau peraturan pemerintah, tapi apabila meminta pengangkatan sebagai karyawan tetap takut di pecat atau di keluarkan dari pekerjaan yang intinya takut kehilangan pekerjaan. inilah kelemahan kita semua sebagai pekerja yang tidak memiliki keahlian dan pendidikan yang cukup.

Lalu solusinya bagaimana ? tentu pertanyaan ini yang terlintas di benak kita.. Jika kita tidak meminta pengangkatan dan kontrak selamanya sewaktu-waktu kita dapat di keluarkan dari perusahaan tanpa mendapatkan apa2. jika memaksa minta pengangkatan takut kehilangan pekerjaan.. jadilah buah si malakama dan akhirnya memilih ikutin aza dech mau perusahaan.

Solusinya yaitu harus dengan membicarakannya langsung ke personalia!, bingung apa yang mau di bicarakan… ya ampun… khan di atas dah jelas… hehehe. oke lah coba di bantu lagi.. misalnya gini.. “Pak/Ibu.. saya sudah 3 tahun bekerja di sini dengan 2 kali masa kontrak kerja, berdasarkan pasal 59 undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan maka saya dengan ini mengajukan diri untuk di angkat sebagai Karyawan tetap”, kalo jawabannya Positif, alhamdulillah tetapi kalo jawabannya negatif ya Alhamdulillah juga… hehehe

lalu apa yang harus di lakukan jika jawabannya negatif? yang harus di lakukan adalah melapor ke Depnaker setempat. tetapi sebaiknya menunggu gajian dulu.. koq nunggu gajian sich.. ya iya lah.. nanti ongkos ke depnaker pake apa.. masa jalan kaki.. hehehehe. tujuan dari nunggu gajian adalah kita punya struk gajian setelah masa kerja kita habis kontrak.. berarti khan dah lewat 1 bulan.. inilah senjata utama kita.. jangan lupa copy kontrak pertama dan kontrak kedua di bawa ke depnaker.. Insya Allah dengan terpaksa perusahaan akan mengangkat anda menjadi karyawan tetap. jika pun di keluarkan, anda akan mendapatkan hak-hak anda sebagai karyawan…🙂 lihat saja pasal 59 ayat 7… jadi aman…

jika ada


0 Responses to “UMR 2012 untuk daerah DKI Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang Bekasi dan daerah lainnya di Indonesia”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Categories

January 2012
F S S M T W T
« Dec   Feb »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

TEMPAT WISATA DI GUNTURHARJO

More Photos